Jambi — Generasi Baru Indonesia (GenBI) Provinsi Jambi kembali mencatatkan prestasi melalui anggotanya di bidang karya ilmiah dan penelitian. Magdalena Sinaga, mahasiswi Program Studi Agribisnis Universitas Jambi angkatan 2023 sekaligus anggota GenBI Jambi 2026, berhasil menembus jajaran 10 besar kategori mahasiswa pada ajang Jambi SPARK 2026 (Smart Paper and Research Competition). Kompetisi riset ini berlangsung pada 1 Juli hingga 21 Agustus 2026 sebagai bagian dari agenda tahunan Road to GENTALA Arasi 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Jambi.
Kompetisi berskala daerah tersebut diikuti oleh lebih dari 100 tim dari berbagai perguruan tinggi. Di tengah persaingan yang ketat, karya yang diusung Magdalena bersama timnya berhasil melewati serangkaian tahap seleksi serta penilaian hingga dinyatakan lolos sebagai salah satu dari 10 karya ilmiah terbaik.
Bagi Magdalena, keberhasilan menembus babak 10 besar menjadi pencapaian yang sangat berarti sekaligus tantangan untuk terus meningkatkan kualitas diri.
“Saya berhasil meraih posisi 10 besar kategori mahasiswa dalam Jambi SPARK 2026. Bagi saya, pencapaian ini sangat berarti karena karya yang saya ajukan berhasil melalui berbagai tahapan seleksi dan penilaian hingga berhak melanjutkan ke tahap berikutnya,” ujar Magdalena.
Alih-alih sekadar merasa puas, kabar kelolosan tersebut justru menumbuhkan rasa tanggung jawab tersendiri bagi Magdalena untuk tampil optimal. Ia menilai bahwa pencapaian ini menjadi pemantik semangat bagi dirinya dan tim untuk mengevaluasi serta menyempurnakan karya yang digagas.

“Setelah berhasil masuk 10 besar, saya merasa memiliki tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik di tahap selanjutnya. Pencapaian ini membuat saya ingin lebih serius dalam mempersiapkan diri, memperbaiki kekurangan dari tahap sebelumnya, dan berusaha memberikan hasil yang maksimal,” ungkapnya.
Dalam proses menyusun karya ilmiah hingga mengikuti rangkaian seleksi, Magdalena mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi terletak pada pembagian waktu dan penyusunan skala prioritas kegiatan.
“Tantangannya ada di masalah waktu, jadi harus pintar-pintar manajemen waktu dan mengatur skala prioritas,” jelasnya.

Meski langkah timnya harus terhenti di jajaran 10 besar, Magdalena menganggap pengalaman berkompetisi di Jambi SPARK 2026 sebagai pelajaran berharga dan bekal penting untuk melangkah lebih jauh di masa depan.
“Meskipun perjalanan kami di Jambi SPARK 2026 berakhir di posisi 10 besar, pengalaman ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berkembang. Ke depannya, saya ingin meningkatkan kualitas karya serta kemampuan saya dalam penelitian dan mengikuti lebih banyak kompetisi. Saya berharap dapat memperoleh pengalaman baru sekaligus meraih hasil yang lebih baik pada kesempatan berikutnya,” tutup Magdalena.
Capaian Magdalena Sinaga mencerminkan komitmen anggota GenBI Provinsi Jambi untuk terus mengasah kemampuan akademis, berinovasi lewat riset, serta memberikan kontribusi positif bagi pengembangan keilmuan dan masyarakat daerah.
Pewarta: Yulia Syahira
Editor: Muhammad Irvansyah

Komentar
Diskusi pembaca